Foto bersama sahabat kecil Rumah Cerdas Budi Luhur di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman, Propinsi DI Yogyakarta. |
Kegiatan RCBL keempat adalah bagian dari pengalaman
yang tidak akan terlupakan. Rumah Cerdas Berbudi Luhur merupakan kegiatan Campus Social Responsibility (CSR) dari
yayasan pendidikan Budi Luhur Cakti. Disana kita belajar banyak hal dan
merasakan keharmonisan dalam berbagi. Bukanlah hal yang muda untuk menerima
karakter seseorang. Mengikuti KKN di
desa Madurejo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman, Propinsi DI Yogyakarta dan
juga di SMK Berbudi desa Jabung, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten ,
Provinsi Jawa Tengah menjadi hal yang sangat luar biasa. Why not? Disana kita dibagi dalam dua team, yang pasti setiap individu harus siap berbagi dengan individu
lain dalam sebuah teamwork. Bukan
hanya itu saja kita juga dipersiapkan untuk berbagi banyak hal bersama
anak-anak di desa Madurejo. Mulai dari kelucuan, kepolosan dan
kebiasaan-kebiasaan anak kecil yang tentu saja bisa berubah dengan cepat, mulai
dari sifat yang lucu hingga nakal sampai kadang keterlaluan bahkan bisa membuat
suasana jadi kurang baik tetap dinikmati dalam sebuah ucapan syukur. Sedikit menceritakan tentang anak-anak
disana, yang saya rasakan mereka sangat tulus, bahkan melalui mereka saya belajar
lebih sabar, lebih tenang dan lebih mensyukuri apapun yang saat ini saya
milikki. Setiap orang memilikki pola pikir dan cara yang berbeda dalam melihat
kondisi anak-anak. Bersyukur saya bisa disenangi dan sangat dekat dengan
mereka. Setelah selesai belajar saya berbagi tentang alam dengan mereka, bahkan
mereka sangat antusias dan senang mengajak kita para kakak-kakak RCBL
untuk naik sepeda keliling desa, melihat
sawah, menikmati sejuknya udara disana. Setiap harinya, mengajar bahasa inggris
dengan cara yang fun yang bukanlah hal yang mudah tapi selalu
berpikir serumit apapun itu pasti ada cara sederhana,mulai memikirkan dengan cara
menyanyi lagu-lagu bahasa inggris untuk anak, gambar-gambar dan permainan dalam
bahasa inggris yang sederhana. mereka mulai senang dengan bahasa inggris dan
merupakan hal yang baik asal sifat tidak kebaratan-baratan, melalui story telling mereka mencoba
menceritakan kembali sebuah bacaan kemudian muncul drama Timun Mas dengan
antusias yang juga cukup besar kelak juga bisa menjadi narator kecil yang nantinya dikembangkan bisa menjadi
bakat yang luar biasa, bisa presenter,
news anchor dan mc. Mungkin dengan waktu yang sedikit kita tidak bisa memberi
pengaruh yang besar. Namun, dengan proses sederhana dan gampang diingat hal
yang kecil akan bisa menjadi sangat luar biasa. Kesibukan dan Kelelahan yang
tergantikan dengan tawa dan canda dari mereka. Seperti yang saya tuliskan
diatas, bahwa ketika berfoto dengan mereka, saya tidak hanya berbagi tentang
seni tapi juga berbagi tentang
kehidupan, senyum mereka, dan cara mereka untuk melakukan sesuatu. siap berbagi dalam tangis, tawa, canda, suka,
duka, pahit, manis bersama. Berbagi hati, pikiran dan kehidupan bersama
anak-anak yang memilikki motivasi tinggi dan ambisi yang besar untuk meraih
cita-cita. Hidup di desa bukanlah sebuah
pilihan, namun sebuah keberuntungan. Alam yang indah dan pancaran sinar mentari
yang begitu menghangatkan jiwa. Senyum dan tawa itulah yang saya rasakan dan
nikmati dalam kegiatan RCBL ini. Pesan saya untuk RCBL tetap mencoba kegiatan
ini lebih kedesa lagi karena banyak desa yang belum terjangkau, semoga nantinya
RCBL mampu mencapai Vis dan Misi. Sangat mendukung adanya kegiatan ini, kalau
sekiranya bisa waktunya mungkin lebih di perlambat hingga tiga minggu atau
sebulan. Mendoakan agar nantinya adek-adek disana tetap mencintai ilmu
pengetahuan, dan tetap menjaga budaya bangsa. Budaya bangsa yang sangat luar
biasa, biarlah budaya kita menjadi diri kita dan biarlah diri kita menjadi
budaya. Sekian pesan dan kesan dari saya
semoga sukses dalam meraih cita, semangat muda anak Indonesia. Amin.
CREATED BY : MARTARIA SIHOMBING
FIKOM 2011
BROADCAST JOURNALIST
Tidak ada komentar:
Posting Komentar